USDJPY Sentuh Rekor Tahunan Menjelang Data Penting AS

USDJPY Sentuh Rekor Tahunan Menjelang Data Penting AS

Diperbarui • 2023-10-26

USDJPY menguat karena menguatnya kembali imbal hasil obligasi AS yang mendorong dolar AS menguat. USDJPY sedang dalam tren naik, mencapai level tahunan dan saat ini diperdagangkan pada sekitar level 150.50. sementara itu, Perdana Menteri Jepang Kishida yang hanya menekankan bahwa kebijakan moneter Bank of Japan ditujukan untuk mencapai inflasi yang berkelanjutan tidak memberi pengaruh signifikan atas pelemahan yen Jepang.

USDJPY juga menguat karena sentimen pasar yang cenderung menghindari risiko atas ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah. Pernyataan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tentang kesiapan untuk melancarkan serangan darat di Gaza, dengan waktu yang masih perlu disepakati, menambah sentimen pasar menghindari risiko dan memengaruhi pergerakan USDJPY.

Sementara itu, Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida menekankan bahwa kebijakan moneter Bank of Japan ditujukan untuk mencapai inflasi yang berkelanjutan, sejalan dengan ada yang diupayakan secara bersama untuk meningkatkan upah. Ia juga menegaskan bahwa pendekatan ini tidak bertentangan dengan strategi pemerintah dalam upaya mengendalikan inflasi.

Bank of Japan (BoJ) telah menahan diri untuk tidak melakukan kenaikan suku bunga yang signifikan dalam kurun waktu dua tahun terakhir, dengan tujuan untuk merangsang inflasi jangka panjang Jepang. Namun, dengan adanya kekhawatiran bahwa inflasi Jepang mungkin tidak mencapai 2% sesuai dengan target bank sentral, menjadi ancaman bagi tujuan bank sentral itu sendiri.

Para pelaku pasar saat tengah menantikan rilis Indeks Harga Konsumen Tokyo (CPI) dan CPI Inti untuk bulan Oktober. Antisipasi ini timbul dari dampak potensialnya terhadap pasar jika Bank sentral Jepang memutuskan untuk melakukan penyesuaian kebijakan dalam waktu dekat.

Indeks dolar AS sejauh ini masih memperpanjang rangkaian kenaikannya yang didorong oleh momentum positif dari yield obligasi AS yang kembali mendekati 5%. Yield obligasi AS terus mencapai level tertinggi dalam 16 tahun, dengan yield obligasi 10 tahun AS saat ini berada di 4,95%.

Hari ini pasar akan fokus pada data yang dijadwalkan akan dirilis, di antara data Produk Domestik Bruto (GDP) AS kuartal ketiga, yang diperkirakan mengalami ekspansi 4,2%. Dilanjutkan pada hari Jumat, AS akan merilis data Konsumsi Pribadi Inti (PCE), indikator inflasi yang digunakan oleh Federal Reserve dalam mengambil kebijakan moneternya, yang akan memberikan petunjuk tentang perubahan harga barang dan jasa di Amerika Serikat.

Analisa Teknikal USDJPY

USDJPY 26102023.jpg

USDJPY secara teknikal terus menunjukkan tren kenaikan yang cukup signifikan. Ini dapat dilihat dengan terbentuknya beberapa level Higher-low, yang menunjukkan keberlanjutan tren Bullish pasangan USDJPY. Indikator juga menunjukkan pola yang sama, dengan Relative Strength Index yang terus menanjak naik menuju area Overbought. Sementara harga juga semakin bergerak jauh di atas Simple Moving Average (SMA) 50,100, dan 200.

Kenaikan lebih lanjut, berpeluang membawa USDJPY naik menuju level 150.70, dengan peluang BUY dapat dipertimbangkan pada level 150.53 dengan target profit di level 150.65/150.70. Meski kenaikan lebih lanjut USDJPY masih berpotensi terjadi, namun tetap waspadai aksi ambil untung pasar atas kenaikan pasangan Safe Haven ini, dengan peluang SELL dapat dipertimbangkan di level 150.36 dengan target profit di level 150.30/150.26.

Login Sekarang.png

Menyerupai

AUDUSD Berbias Bearish di Tengah Risk-Aversion
AUDUSD Berbias Bearish di Tengah Risk-Aversion

Dolar Australia menguat tipis di awal perdagangan akhir pekan ini, namun masih dalam tren penurunan. Pasar diperkirakan sepi karena memperingati Jumat Agung. Dolar AS menguat karena data ekonomi AS menunjukkan ekspansi,

Data Ekonomi Australia Melemah, Seiring Melemahnya Inflasi
Data Ekonomi Australia Melemah, Seiring Melemahnya Inflasi

Pasar saham Asia memiliki sentimen sideways dengan bias bearish pada perdagangan Kamis (28/03/2024), karena adanya sentimen ketidakpastian menjelang data indeks harga PCE AS..penjualan ritel Australia dirilis lebih kecil dari perkiraannya.

Berita terbaru

Sanggupkan Emas Berlama-lama di Puncak?
Sanggupkan Emas Berlama-lama di Puncak?

XAUUSD naik ke rekor tertinggi baru pada perdagangan Senin (01/04/2024), di tengah meningkatnya spekulasi penurunan suku bunga..melanjutkan kenaikan kuat minggu lalu hingga membentuk level puncak baru sepanjang masa

Sebagian Pasar Masih Libur, Yen Stabil di Bawah 152
Sebagian Pasar Masih Libur, Yen Stabil di Bawah 152

Pasar saham Asia sebagian masih libur dan sebagian lagi menguat pada perdagangan Senin (01/04/2024), karena optimisme data pabrikan Tiongkok mendukung..potensi intervensi otoritas Jepang terhadap yen Jepang diperkirakan berada di zona 152 – 155 yen. 

Deposit dengan sistem pembayaran bank lokal DI INDONESIA

Pemberitahuan pengumpulan data

FBS menyimpan catatan data Anda untuk menjalankan website ini. Dengan menekan tombol "Setuju", Anda menyetujui kebijakan Privasi kami.

Ditelepon kembali

Manajer kami akan menghubungi Anda

Merubah nomor

Permintaan Anda diterima.

Manajer kami akan menghubungi Anda

Permintaan panggilan balik berikutnya untuk nomor telepon ini
akan tersedia setelah

Jika Anda memiliki masalah mendesak, silakan hubungi kami melalui
Live chat

Internal error. Silahkan coba lagi

Jangan buang waktu Anda – tetap awasi dampak NFP terhadap dolar dan raup profitnya!

Anda menggunakan versi browser lama Anda.

Perbarui ke versi terbaru atau coba yang lain untuk pengalaman trading yang lebih aman, lebih nyaman dan produktif.

Safari Chrome Firefox Opera