EURGBP Dapat Terkoreksi Turun

EURGBP Dapat Terkoreksi Turun

Diperbarui • 2020-09-11

Menguatnya pair EURGBP dalam satu seminggu terakhir ini, menjadi perhatian para pelaku pasar.

Walaupun Presiden ECB Chistine Lagarde mengatakan bahwa nilai tukar tidak menjadi target dari bank sentral, tetapi secara umum ECB mulai takut dengan penguatan mata uang Euro setelah kebijakan moneternya dirilis tadi malam. Penguatan mata uang Euro tentunya akan membuat mahalnya product negara Eropa sehingga dapat membebani neraca perdagangan berjalan saat ini yg telah masuk dalam jurang resesi.

Semalam ECB memutuskan tidak merubah suku bunga dan masih akan melanjutkan program stimulus berbasis pandemic corona senilai $1,6 trilliun. Diharapkan bahwa program stimulus ini akan dapat dicairkan secara utuh sebelum akhir tahun, dan tentunya akan meningkatkan likuiditas di pasar uang Eropa secara keseluruhan. Dengan melihat keadaan ini maka sulit untuk mata uang Euro dapat kembali dilevel 1,19 terhadap mata uang US Dollar.

Pada sisi lain negara di benua Eropa, masalah Brexit merupakan batu sandungan bagi Inggris untuk memperkuat mata uangnya. Sejak pergantian Perdana Menteri Inggris dari Theresa May ke Boris Johnson, pembicaran perjanjian Brexit seperti tidak menemui titik terang.

Waktu dan penolakan proposal perjanjian Brexit yang diajukan, selalu mendapat batu sandungan di Dewan Eropa dan atau Parlemen Inggris. Masalah Irlandia merupakan masalah terbesar sehingga kesepakatan Brexit sulit dilakukan sampai hari ini antara Inggris dan Uni Eropa.

Efek Terhadap Pasar

Pelemahan mata uang Eropa karena kebijakan moneter serta pelemahan mata uang Inggris karena factor geopolitik, tentunya membuat pair EURGBP akan menjadi  terlihat sideways dengan kecenderungan koreksi turun dalam beberapa waktu kedepan.

Ekspektasi Pasar

Diprediksi pair EURGBP akan bergerak dalam range 0,9180 – 0,9251

Trading Plan :

 Sell Limit 0,9251 – 0,9281 dengan target 0,9149 – 0,9180

Grafik EURGBP  timeframe D1

eurgbp 11 sept.png

Disclaimer

Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan jam bahkan menit, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang.

Menyerupai

Faktor Kesehatan dan Politik Membuat USDJPY Cenderung Menguat
Faktor Kesehatan dan Politik Membuat USDJPY Cenderung Menguat

Pemerintah Jepang sebelum nya 1,63 juta dosis vaksin moderna di tangguhkan penggunaannya karena ada partikel dalam cairan vaksin Maka kembali 1 juta vaksin dengan merk yang sama harus ditarik karena terdapat partikel hitam dan merah muda…

Berita terbaru

Sanggupkan Emas Berlama-lama di Puncak?
Sanggupkan Emas Berlama-lama di Puncak?

XAUUSD naik ke rekor tertinggi baru pada perdagangan Senin (01/04/2024), di tengah meningkatnya spekulasi penurunan suku bunga..melanjutkan kenaikan kuat minggu lalu hingga membentuk level puncak baru sepanjang masa

Sebagian Pasar Masih Libur, Yen Stabil di Bawah 152
Sebagian Pasar Masih Libur, Yen Stabil di Bawah 152

Pasar saham Asia sebagian masih libur dan sebagian lagi menguat pada perdagangan Senin (01/04/2024), karena optimisme data pabrikan Tiongkok mendukung..potensi intervensi otoritas Jepang terhadap yen Jepang diperkirakan berada di zona 152 – 155 yen. 

Deposit dengan sistem pembayaran bank lokal DI INDONESIA

Pemberitahuan pengumpulan data

FBS menyimpan catatan data Anda untuk menjalankan website ini. Dengan menekan tombol "Setuju", Anda menyetujui kebijakan Privasi kami.

Ditelepon kembali

Manajer kami akan menghubungi Anda

Merubah nomor

Permintaan Anda diterima.

Manajer kami akan menghubungi Anda

Permintaan panggilan balik berikutnya untuk nomor telepon ini
akan tersedia setelah

Jika Anda memiliki masalah mendesak, silakan hubungi kami melalui
Live chat

Internal error. Silahkan coba lagi

Jangan buang waktu Anda – tetap awasi dampak NFP terhadap dolar dan raup profitnya!

Anda menggunakan versi browser lama Anda.

Perbarui ke versi terbaru atau coba yang lain untuk pengalaman trading yang lebih aman, lebih nyaman dan produktif.

Safari Chrome Firefox Opera