Bagaimana Rapat Kebijakan Moneter BoE Memengaruhi Pound Sterling Minggu Ini?

Bagaimana Rapat Kebijakan Moneter BoE Memengaruhi Pound Sterling Minggu Ini?

Diperbarui • 2023-08-03

Data inflasi Inggris yang negatif pekan lalu memberikan para pejabat Bank of England (BoE) kesempatan untuk mengendalikan inflasi yang tinggi di tengah lesunya aktivitas ekonomi dan masalah ketenagakerjaan di dalam negeri.

Sentimen pasar yang berhati-hati menjelang Rapat Kebijakan Moneter BoE, yang akan dirilis pada Kamis ini, menjadi tantangan bagi para pelaku pasar di tengah beragam sentimen yang muncul di pasar, meskipun bank sentral Inggris kemungkinan akan mengumumkan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps).

Keputusan suku bunga ini sangat dinantikan, bank sentral Inggris diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 25 bps menjadi 5,25%, meskipun ada risiko pengulangan kenaikan suku bunga 50 basis poin yang mengejutkan seperti yang terjadi pada bulan Juni, mengingat inflasi Inggris jauh lebih tinggi daripada di negara-negara maju lainnya.

Pekan lalu, inflasi Inggris dirilis lebih lemah dari perkiraan, dengan CPI melambat menjadi 7,9% dari sebelumnya 8,7%, CPI inti turun menjadi 6,9%, dan ukuran inflasi lainnya juga menurun secara menyeluruh. Alasan ini membuat pasar berspekulasi bahwa kemungkinan BoE menaikkan suku bunga sebesar 50 bps semakin berkurang. Alasan itu juga membuat nilai tukar Cable (GBPUSD) kembali turun dari level tertingginya di atas 1,3000.

Kebijakan BoE sejauh ini dianggap sudah sangat ketat, jadi apakah bank sentral akan memberi sinyal penghentian seperti yang dilakukan ECB pekan lalu? Jika iya, pound sterling dapat mengalami penurunan.

Meskipun demikian, kenaikan sebesar 25 basis poin menjadi 5,25% sudah hampir dipastikan, dengan pasar memproyeksikan 2 kenaikan suku bunga lagi sebelum akhir tahun. Sementara kenaikan 50 basis poin dapat membantu pound sterling terhadap dolar AS untuk kembali menembus ke atas level 1,30 dan mendorong nilai tukar pound sterling secara umum. 

Dengan pengetatan kebijakan yang relatif berdekatan dengan waktu bank sentral lain yang tampaknya telah menyelesaikan kenaikan suku bunga terakhir mereka, maka nilai tukar pound sterling masih berpotensi menguat terhadap mata uang utama lainnya.

Meski saat ini Cable (GBPUSD) masih terus terseret di bawah level 1,2800 setelah turun dari level tertinggi Juli di level 1,3090, tetapi dengan kenaikan suku bunga 25 bps yang sudah hampir dipastikan, akan menopang pound sterling untuk kembali menguat. Namun demikian, pasangan ini masih harus berjuang untuk menembus kembali ke atas level level 1,2800, mengingat harga masih relatif jauh di bawah indikator Simple Moving Average (SMA) 200, yang menjadi indikator tren jangka panjang.

GBPUSDH4 03082023.png

Penurunan ini juga terkonfirmasi melalui indikator Relative Strength Index (RSI) yang menunjukkan grafik bergerak di bawah level 50, meskipun mulai menjauhi dari area oversold (jenuh jual). Sehingga dengan dukungan faktor kebijakan suku bunga BoE, dan dinamika harga yang berhasil menembus indikator tren SMA dan RSI, pasangan dengan julukan Cable ini berpotensi naik menuju level 1,2800 terlebih dahulu. Potensi BELI dapat diantisipasi jika harga berhasil menembus dan bertahan di atas level 1,2800 untuk posisi jangka menengah dan jangka panjang.

Mulai Trading Sekarang-2.png

Join Kanal Telegram Resmi : @fbsanalyticsinindonesia

Menyerupai

AUDUSD Berbias Bearish di Tengah Risk-Aversion
AUDUSD Berbias Bearish di Tengah Risk-Aversion

Dolar Australia menguat tipis di awal perdagangan akhir pekan ini, namun masih dalam tren penurunan. Pasar diperkirakan sepi karena memperingati Jumat Agung. Dolar AS menguat karena data ekonomi AS menunjukkan ekspansi,

Data Ekonomi Australia Melemah, Seiring Melemahnya Inflasi
Data Ekonomi Australia Melemah, Seiring Melemahnya Inflasi

Pasar saham Asia memiliki sentimen sideways dengan bias bearish pada perdagangan Kamis (28/03/2024), karena adanya sentimen ketidakpastian menjelang data indeks harga PCE AS..penjualan ritel Australia dirilis lebih kecil dari perkiraannya.

Berita terbaru

Sanggupkan Emas Berlama-lama di Puncak?
Sanggupkan Emas Berlama-lama di Puncak?

XAUUSD naik ke rekor tertinggi baru pada perdagangan Senin (01/04/2024), di tengah meningkatnya spekulasi penurunan suku bunga..melanjutkan kenaikan kuat minggu lalu hingga membentuk level puncak baru sepanjang masa

Sebagian Pasar Masih Libur, Yen Stabil di Bawah 152
Sebagian Pasar Masih Libur, Yen Stabil di Bawah 152

Pasar saham Asia sebagian masih libur dan sebagian lagi menguat pada perdagangan Senin (01/04/2024), karena optimisme data pabrikan Tiongkok mendukung..potensi intervensi otoritas Jepang terhadap yen Jepang diperkirakan berada di zona 152 – 155 yen. 

Deposit dengan sistem pembayaran bank lokal DI INDONESIA

Pemberitahuan pengumpulan data

FBS menyimpan catatan data Anda untuk menjalankan website ini. Dengan menekan tombol "Setuju", Anda menyetujui kebijakan Privasi kami.

Ditelepon kembali

Manajer kami akan menghubungi Anda

Merubah nomor

Permintaan Anda diterima.

Manajer kami akan menghubungi Anda

Permintaan panggilan balik berikutnya untuk nomor telepon ini
akan tersedia setelah

Jika Anda memiliki masalah mendesak, silakan hubungi kami melalui
Live chat

Internal error. Silahkan coba lagi

Jangan buang waktu Anda – tetap awasi dampak NFP terhadap dolar dan raup profitnya!

Anda menggunakan versi browser lama Anda.

Perbarui ke versi terbaru atau coba yang lain untuk pengalaman trading yang lebih aman, lebih nyaman dan produktif.

Safari Chrome Firefox Opera